Minggu, 23 Oktober 2016

RANCANGAN PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DENGAN BERDASARKAN MODEL PERPUSTAKAAN

RANCANGAN PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DIGITAL DENGAN BERDASARKAN MODEL PERPUSTAKAAN

BAB I
 PENDAHULUAN

v  Latar Belakang Masalah
Perpustakaan digital adalah sebuah perpustakaan yang mengelola semua atau sebagian koleksi dalam format yang dapat diakses komputer sebagai alternatif atau pelengkap sumber-sumber informasi cetak yang konvensional. Perpustakaan digital berisi sumber informasi yang dapat di coding secara sekuens. Tetapi koleksi dalam perpustakaan digital dalam bentuk digital atau form elektronik. Oleh karena itu perpustakaan digital berisi obyek digital yang sangat bervariasi meliputi teks, grafik, gambar,  audio-video, program-program komputer dll. Objek-objek digital yang diciptakan, disediakan, dan dipreservasi oleh berbagai perpustakaan digital berasal dari berbagai format data, sehingga hal ini sangat sulit menghasilkan sebuah definisi yang mencakup semua hal tersebut). dalam arti lain pengertian Perpustakaan digital adalah organisasi yang melakukan kegiatan memilih, mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan koleksi digital dengan tujuan untuk melestarikan, menjaga, dan terutama mendistribusikan kepada pengguna sehingga pengguna secara mudah, tepat dan luas dapat mengakses ke dalam data dan sumber informasi digital tersebut sehingga mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan. Perpustakaan digital dimulai pada akhir tahun 1990 an. Inti dari perencanaan dan pengembangan sebuah perpustakaan digital yaitu menciptakan sumber-sumber digital.
v  Rumusan Masalah
1.    Pengertian Perpustakaan Digital
2.    Model Perpustakaan Digital
3.    Rancangan Pengembangan Perpustakaan Digital
v  Tujuan
4.    Untuk mengetahui apakahPengertian Perpustakaan Digital?
5.    Mengetahui apa-apa saja Model Perpustakaan Digital?
6.    Bagaimanakah Rancangan Pengembangan Perpustakaan Digital
PEMBAHASAN
v  Pengertian Perpustakaan Digital
            Pengertian perpustakaan digital yaitu : perpustakaan yang mengelolah semua atau sebagian koleksi dalam format yang dapat diakses komputer sebagai alternatif atau pelengkap sumber-sumber informasi cetak yang kompersional. Sedangkan dalam arti lain pengertian Perpustakaan digital adalah organisasi yang melakukan kegiatan memilih, mengumpulkan, mengolah, dan menyimpan koleksi digital dengan tujuan untuk melestarikan, menjaga, dan terutama mendistribusikan kepada pengguna sehingga pengguna secara mudah, tepat dan luas dapat mengakses ke dalam data dan sumber informasi digital tersebut sehingga mendapatkan pengetahuan yang dibutuhkan. Perpustakaan digital dimulai pada akhir tahun 1990 an. Inti dari perencanaan dan pengembangan sebuah perpustakaan digital yaitu menciptakan sumber-sumber digital. Perpustakaan digital berisi sumber informasi yang dapat di coding secara sekuens. Tetapi koleksi dalam perpustakaan digital dalam bentuk digital atau form elektronik. Oleh karena itu perpustakaan digital berisi obyek digital yang sangat bervariasi meliputi teks, grafik, gambar,  audio-video, program-program komputer dll. Objek-objek digital yang diciptakan, disediakan, dan dipreservasi oleh berbagai perpustakaan digital berasal dari berbagai format data, sehingga hal ini sangat sulit menghasilkan sebuah definisi yang mencakup semua hal tersebut). dipahami sebagai model perpustakaan yang hadir pada masa transisi antara perpustakaan tradisional dan perpustakaan digital.
Perpustakaan digital (Inggris: digital library atau electronic library atau virtual library) adalah perpustakaan yang mempunyai koleksi buku sebagian besar dalam bentuk format digital dan yang bisa diakses dengan komputer. Jenis perpustakaan ini berbeda dengan jenis perpustakaan konvensional yang berupa kumpulan buku tercetak, film mikro (microform dan microfiche), ataupun kumpulan kaset audio, video, dll. Isi dari perpustakaan digital berada dalam suatu komputer server yang bisa ditempatkan secara lokal, maupun di lokasi yang jauh, namun dapat diakses dengan cepat dan mudah lewat jaringan komputer.
Istilah perpustakaan digital pertama kali diperkenalkan lewat proyek NSF/DARPA/NASA: Digital Libraries Initiative pada tahun 1994. Perpustakaan digital yang paling banyak dikenal saat ini adalah Proyek Gutenberg, ibiblio dan Internet Archive, serta proyek yayasan Wikimedia ini sendiri (termasuk wikisource, wikipedia, Wiktionary, Wikiquote, Wikibooks, Wikinews, Wikispecies, Wikiversity, Commons, Meta-Wiki, MediaWiki, dll).Definisi singkat dari perpustakaan digital adalah bentuk perpustakaan yang keseluruhan koleksinya memakai format digital yang disusun dalam sebuah arsitektur komputerisasi. Arsitektur ini disusun dalam sebuah proyek yaitu proyek perpustakaan digital. Penelitian proyek perpustakaan digital menggunakan WWW (World Wide Web) yang dihubungkan dengan jaringan internet sebagai media penyalur informasi utama. WWW memiliki banyak kelebihan yang didukung berbagai macam protokol komunikasi (HTTP, FTP, Gopher), penggunaan HTML sebagai bahasa standar markup, dan kelebihan pada GUI (Graphical User Interface).
  Ciri-ciri Perpustakaan Digital Menurut Coller Tahun 1997 Yaitu: 
1.    Akses keperpustakaan digital tidak terbatas
   2.    Konten dalam bentuk elektronik akan terus meningkat dan konten dalam bentuk cetak akan      menurun
3.    Konten dapat teks, gambar, dan bentuk suara
   4.    Penggunaan informasi elektronik akan terus meningkat dan penggunaan bahan cetak akan menurun
     5.    Pengeluaran untuk  bahan elektronik terus akan meningkat dan pengeluaran bahan cetak akan terus menurun
6.    Pengeluaran untuk  informasi akan bergeser dari kepemilikan ke berlangganan dan perizinan
7.    Pengeluaran pada peralatan dan infrastruktur akan meningkat
8.    Penggunaan  bangunan akan beralih dari stockholding ke tempat –tempat untuk belajar animasi dan kewarganegaraan
9.    Pekerjaan, pelatihan dan rekruktmen pustakawan dapat ditata ulang
Tujuan Perpustakaan Digital Yaitu :
     1.    Untuk memperlancar yang  pengembangan perpustakaan
     2.    Untuk mengadakan peran kepemimpinan dan penyebaran pengetahuan kewilayah strategis yang penting dll.




v  Sejarah
  • Sebelum tahun 1960: Perpustakaan Tradisional
  • Pertengahan tahun 1960-1988 : perkembangan teknologi informasi dan jaringan yang dapat mengolah dokumen menjadi lebih mudah dan efisien dengan menggunakan perangkat lunak pengolah kata. Perpustakaan masih berkembang semi modern dengan menggunakan katalog indeks.
  • Tahun 1990 : berkembang teknologi internet yang mampu mengakses informasi dengan cepat. Katalog mengalami metamorfosis menjadi katalog elektronik yang lebih mudah dan lebih cepat dalam pencarian kembali koleksi yang disimpan di perpustakaan
  • Tahun 1991 : Proyek TULIP (The University Licensing Project), kerjasama beberapa universitas di Amerika dengan perusahaan Elsevier Science, meneliti tentang sistem pengumpulan dan penyimpanan data serta teknik pengaksesan perpustakaan digital.
  • September 1995 : Proyek NSF/ARPA/NASA merupakan lanjutan penelitian Proyek TULIP. Istilah perpustakaan digital digunakan untuk pertama kali dalam bidang pendigitalan dokumen dan pembangunan sistem untuk dokumen digital.
Proyek TULIP
Terjadi tahun 1991. Delapan universitas dengan system penggabungan bekerjasama melakukan penelitian berkaitan dengan digitalisasi data, dokumen, majalah dalam bidang materi ilmiah dengan tujuan utama bisnis yang bertema :
  • Sistem pengumpulan dan penyimpanan data
  • Jenis data yang disimpan
  • Promosi dari proyek TULIP
  • Sistem penarikan biaya dari perpustakaan digital
  • Teknik pengaksesan ke perpustakaan digital


Proyek NSF/ARPA/NASA
  • Informedia Interactive Online Video Digital Library
  • The University of Michigan Digital Library (UMDL)
  • Interspace
  • Electronic Enviromental Library
  • Stanford Integrated Digital Library Project
  • Alexandria Digital Library
Jenis Perpustakaan Digital
Full Text
  • Pemrosesan dan manipulasi data lebih mudah
  • Ukuran data lebih kecil
  • Data terformat dalam bentuk SGML (Standard Generalized Markup Language)
Page Image
  • Sesuai untuk system browsing
  • Tidak memerlukan font karena berupa file image
  • Tidak memerlu
  • kan biaya besar dalam pembuatan (low cost)









v  Model Perpustakaan Digital
Dalam pengembangan perpustakaan digital terdapat beberapa model perpustakaan digital yaitu :
         Roland dan Bawden
1.      Ranah sosial
2.      Ranah informasional
3.      Ranah system


         Delos
1.        Organisasi
2.        Perangkat lunak
3.        Digital library management system
         OAIS
1.        Lingkungan luar atau eksternal
2.        Lingkungan dalam atau internal
3.        Paket informasi dan objek yang dicerna, dikelola, dan disebarkan
v  Komponen Sistem Utama Perpustakaan Digital
1.      Impor/Ekspor Server: Dilakukan konversi digital dari file analog ke bentuk digital. File digital dikirim melalui ekspor server menuju impor server yang akan menyaring file yang terdaftar dan dibantu oleh Knowbot.
2.      Pendaftaran Server: Pendaftaran server dilakukan untuk pertanggungjawaban :Penerimaan pesan (hosting arriving) dari knowbot yang membawa informasi baru, pendaftaran pengguna baru
3.      Pengindeksan, katalogisasi dan referensi server: Melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap file-file digital yang masuk
4.      Database Server: Digunakan untuk mengakomodasi database-database baru
5.      Akuntansi dan Statistik Server: Berfungsi sebagai pengumpul dan penyimpan data yang sesuai dengan penggunaan perpustakaan digital
6.      Sistem Billing: Digunakan untuk pengumpulan data mengenai objek yang baru diregistrasi
7.      Transformasi server: Digunakan untuk mengubah input data menjadi bentuk standar perpustakaan digital
8.      Sistem Perpustakaan Personal: Digunakan untuk menkombinasikan keseluruhan program sehingga perpustakaan dapat berdiri sendiri secara personal

v  Rancangan Pengembangan Perpustakaan Digital
   Pengembangan perpustakaan digital secara sederhana identik dengan proses digitalisasi, yaitu proses pengalihan sumber-sumber informasi dalam bentuk analog ke dalam bentuk digital. Beberapa pedoman yang harus dipahami dalam pengembangan perpustakaan  diantaranya :
1.    Komponen Utama Pengembangan Perpustakaan digital yaitu :
     a.    Koleksi (kelompok obyek terorganisasi), dengan prinsip-prinsip pengembangannya
     b.    Obyek (bahan digital) prinsip-prinsip yang dapat dipedomani
     c.    Metadata (informasi tentang obyek dan koleksi, Prinsip-prinsip yang dapat digunakan
2.    Elemen Dasar (basic elements) Perpustakaan digital
A.Koleksi
                Elemen dasar perpustakaan digital adalah koleksi digital, Surachman menyatakan bahwa koleksi digital dapat difahami sebagai koleksi informasi dalam bentuk elektronik atau digital yang mungkin terdapat juga dalam koleksi cetak, yang dapat diakses secara luas menggunakan media komputer dan sejenisnya. Koleksi digital tersebut dapat berupa buku elektronik, jurnal elektronik, database online, statistik elektronik dan  lain sebagainya.
     Maksum dan Darmawiredja menyatakan koleksi perpustakaan diutamakan dalam
     format digital baik offline maupun online, sedangkan koleksi tercetak lebih diutamakan
     buku-buku tentang formula (standar) dan rujukan.





B.    Sarana
a.    Perangkat Keras (Hardware)
o   Komponen input
o   Komponen output
o   Komponen pengolah untuk melakukan pengolahan dan eksekusi intruksi (processoer, motherboth).
o   Komponen memori untuk menyimpan data dan intruksi dalam bentuk elektronik digital (harddisk, RAM).

b.    Perangkat Lunak (Software)
o   Apache, merupakan aplikasi web server. Tugas utamanya adalah menghasilkan halaman web yang benar kepada user.
o   MySQL, merupakan database server. MySQL dapat digunakan untuk membuat dan mengelola database beserta isinya, termasuk menambahkan, mengubah dan menghapus data yang berada dalam database.
o   HP, merupakan bahasa pemrograman web yaitu  bahasa pemrograman untuk membuat web yang bersifat server-side scripting yang memungkinkan membuat halaman web yang bersifat dinamis .
           Proses digitalisasi
Proses digitalisasi adalah proses yang mengubah dokumen tercetak menjadi dokumen digital.
Proses tersebut dibedakan menjadi tiga kegiatan utama yaitu :
     1.   Scanning, yaitu proses memindai (men-scan) dokumen dalam bentuk cetak dan mengubahnya ke dalam bentuk berkas digital. Berkas yang dihasilkan adalah berkas PDF.
     2.   Editing, adalah proses mengolah berkas PDF di dalam komputer dengan cara memberikan password, watermark, catatan kaki, daftar isi, hyperlink, dan sebagainya, dengan software adobe acrobat, termasuk proses OCR (Optical Character Recognition). Proses OCR adalah  sebuah  proses yang mengubah gambar menjadi teks.
     3.    Uploading, adalah proses pengisian (input) metadata dan meng-upload berkas dokumen tersebut ke digital library. Berkas yang di-upload adalah berkas PDF yang berisi full text karya akhir dari mulai halaman judul hingga lampiran, yang telah melalui proses editing.
Unsur dan syarat perpustakaan digital ada banyak. Biasanya, pustakawan berharap terlalu banyak dari sistem ini dan oleh karenannya merasa kecewa bilamana sistem tersebut tidak bekerja seperti yang diharapkan. Untuk memastikan adanya keberhasilan dalam automasi perpustakaan dibutuhkan kerjasama yang optimal dan berkelanjutan diantara pengguna sehingga tercipta kepuasan diantara pengguna, suatu penilain mendalam mengenai kebutuhan-kebutuhan pengguna harus dilakukan sebelum rencana detail untuk automasi dilakukan. Perlu tersedianya staf (pustakawan, operator, teknisi/administrator) yang terlatih. Seluruh anggota staf harus mengerti tentang sistem perpustakaan digital.
Keberlanjutan pengembangan dengan melakukan perbaikan-perbaikan maupun perawatan-perawatan baik itu operasional di perpustakaan maupun di jaringan LAN dan WEB perpustakaan digital. Inovasi dan kreatifitas dibutuhkan untuk membuat suatu ide-ide baru yang efektif dan efisien dengan mengikuti perkembangan teknologi informasi digital

v  Fungsi Perencanaan
·         Menjelaskan secara tepat tujuan-tujuan serta cara-cara mencapai tujuan.
·         Sebagai pedoman bagi semua orang yang terlibat dalam organisasi pada pelaksanaan rencana yang telah disusun.
·         Merupakan alat pengawasan terhadap pelaksanaan program
·         Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan segala sumber daya yang dimiliki organisasi.
·         Memberikan batas-batas wewenang dan tanggung jawab setiap pelaksanaan, sehingga dapat meningkatkan kerja sama/koordinasi.
·         Menetapkan tolok ukur (kriteria) kemajuan pelaksanaan program setiap saat.





v  proyek perpustakaan digital
Proyek perpustakaan digital meneliti mengenai dua bidang:
  • Pendigitalan Dokumen : Meneliti tentang bagaimana mendigitalkan dokumen dan jenis pendigitalan dokumen baik full text maupun page image
  • Pembangunan Database : Meneliti tentang pembangunan database meliputi pencarian judul, pencarian dokumen, pencarian gambar, katalog database, database gambar, dan database link informasi
v  Komponen Sistem Utama Perpustakaan Digital
  • Impor/Ekspor Server: Dilakukan konversi digital dari file analog ke bentuk digital. File digital dikirim melalui ekspor server menuju impor server yang akan menyaring file yang terdaftar dan dibantu oleh Knowbot.
  • Pendaftaran Server: Pendaftaran server dilakukan untuk pertanggungjawaban : Penerimaan pesan (hosting arriving) dari knowbot yang membawa informasi baru, pendaftaran pengguna baru
  • Pengindeksan, katalogisasi dan referensi server: Melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap file-file digital yang masuk
  • Database Server: Digunakan untuk mengakomodasi database-database baru
  • Akuntansi dan Statistik Server: Berfungsi sebagai pengumpul dan penyimpan data yang sesuai dengan penggunaan perpustakaan digital
  • Sistem Billing: Digunakan untuk pengumpulan data mengenai objek yang baru diregistrasi
  • Transformasi server: Digunakan untuk mengubah input data menjadi bentuk standar perpustakaan digital
  • Sistem Perpustakaan Personal: Digunakan untuk menkombinasikan keseluruhan program sehingga perpustakaan dapat berdiri sendiri secara personal


v  Spektrum Perpustakaan Digital
Spektrum dari sistem perpustakaan digital bergerak dari gambar (visual) menuju ke titik yang tidak terlihat (invisible) yang membentuk 6 sistem yang saling tumpang tindih.
  • Penyajian tetap (Fixed Presentation)
  • Isi tetap (Fixed Content)
  • Daftar pertanyaan (Database Querries)
  • Pusat kontrol data (Server Data)
  • Pelaksanaan program (Executable Program)
  • Struktur pengetahuan (Knowledge Structures)
v  Masalah Perpustakaan Digital
  • Digitalisasi Dokumen
Pembuatan perpustakaan digital tidak menemui masalah selama dokumen yang diterima berupa file elektronik. Masalah muncul pada saat dokumen yang diterima berupa file non-elektronik, berupa kertas atau buku. Hal ini merupakan masalah utama yang dibahas pada proyek-proyek penelitian, khususnya dalam pembuatan perpustakaan digital dengan dokumen dari perpustakaan umum atau dari grey literature
  • Hak Cipta
Hak cipta pada dokumen yang didigitalkan yang berupa mengubah dokumen menjadi digital dokumen, memasukkan digital dokumen ke database, mengubah digital dokumen ke hypertext dokumen. Hak cipta dokumen di jaringan komunikasi. Solusi masalah hak cipta telah dikembangkan dalam ECSM (Electronic Copyright Management System) yaitu sistem monitoring penggunaan digital dokumen oleh pengguna secara otomatis.
  • Penarikan Biaya
Masalah yang terjadi pada perpustakaan digital swasta yang menarik biaya setiap mengakses dokumen. Solusi masalah ini akan dikembangkan pada system electronic money
v  Tahap Pelaksanaan Perpustakaan Digital

  • Tahap 1, terdiri dari The Knowbot Operating Enviroment (KNOE), User Interface, pengumpulan database, Pencarian Natural Language Text.
  • Tahap 2, terdiri dari pengembangan sistem perpustakaan personal dengan dasar penelitian tahap 1.
  • Tahap 3, terdiri dari komponen-komponen perpustakaan digital yang diintegrasikan dan akan membentuk quasi-operasional dari perpustakaan digital
  • Tahap 4, terdiri dari proses pelaksanaan perencanaan yang sudah dirancang

0 komentar:

Posting Komentar